Otoinfo – Musim MotoGP 2023 berakhir dengan sentuhan dramatis yang melibatkan bintang utama, Marc Marquez dari Repsol Honda.
Gagal menyelesaikan balapan terakhirnya setelah ditabrak oleh Jorge Martin, Marquez tak hanya meluncur dari motornya, tetapi juga menjadi pembalap dengan jumlah terjatuh terbanyak sepanjang musim!
Sensasi kejatuhan Marc Marquez di seri terakhirnya bukanlah kejutan, mengingat sepanjang tahun 2023, ia telah tercatat terjatuh sebanyak 29 kali.
Melalui perjalanan yang penuh tantangan ini, Marquez memimpin daftar pembalap yang sering kali berduel dengan lintasan lebih dekat daripada yang diinginkan.
Namun, Marquez bukan satu-satunya yang terkena imbas. Rekan setimnya di Honda, Joan Mir, juga tak luput dari insiden serupa, mencatatkan 24 kali kejatuhan.
Ini menjadi cerminan kesulitan Honda dalam menemukan setup motor yang tepat, menciptakan tantangan ekstra bagi pembalapnya di lintasan.
Sementara itu, Francesco Bagnaia, pembalap andalan Ducati, tampil gemilang dengan hanya terjatuh sebanyak 7 kali.
Menariknya, Bagnaia bukan satu-satunya pembalap yang berhasil menghindari sebanyak mungkin kecelakaan.
Franco Morbidelli dan Maverick Vinales juga sama-sama terjatuh sebanyak 7 kali, menunjukkan keahlian mereka dalam menjaga keseimbangan di lintasan.
Meski mengalami sejumlah insiden, para pembalap ini terus menunjukkan semangat dan dedikasi mereka untuk bangkit kembali.
Meskipun Honda belum berhasil menemukan racikan motor yang tepat, musim balap ini tetap menyuguhkan aksi seru dan persaingan ketat di setiap putarannya.
Namun Marquez pernah mengukir dominasinya di kelas utama. Ia memenangkan gelar juara dunia MotoGP sebanyak enam kali berturut-turut dari tahun 2013 hingga 2019.
Marc Marquez memulai debutnya di Kejuaraan Dunia MotoGP pada tahun 2008 di kelas 125cc. Pada tahun 2010, ia menjadi Juara Dunia 125cc, menunjukkan bakatnya yang mengesankan. Otoinfo.
